VARENIKLIN TARTRAT

Indikasi: 

terapi berhenti merokok pada orang dewasa.

Peringatan: 

hindari penghentian obat secara tiba-tiba (risiko kambuh, iritabilitas, depresi, insomnia); riwayat gangguan jiwa, gangguan fungsi ginjal (lampiran 3); menyusui (lampiran 5).

Kontraindikasi: 

kehamilan, hipersensitif terhadap vareniklin tartrat dan semua komponen yang terkandung dalam sediaan.

Efek Samping: 

gangguan saluran cerna, perubahan nafsu makan, mulut kering, gangguan rasa; sakit kepala, mengantuk, pusing, gangguan tidur, mimpi yang tidak normal; jarang terjadi, rasa haus, berat badan bertambah, aphthous stomatitis, nyeri gusi, nyeri dada, hipertensi, takikardi, fibrilasi atrial, palpitasi, serangan panik, pikiran yang tidak normal, mood swings, disartria, astenia, tremor, gerakan yang tidak terkoordinasi, hipertonia, gelisah, hypoestesia, gangguan pengaturan suhu, menoragia, vaginal discharge, disfungsi seksual, disuria, artralgia, kejang otot, gangguan penglihatan, nyeri mata, lakrimasi, tinitus, jerawat, berkeringat, ruam, pruritus.

Dosis: 

Pasien sebaiknya menentukan tanggal untuk benar-benar berhenti merokok. Terapi dimulai 1-2 minggu sebelum tanggal yang ditentukan. Dosis yang dianjurkan adalah 1 mg vareniklin 2 kali sehari setelah pada minggu pertama diberikan dosis titrasi: Hari 1-3: 0,5 mg 1 kali sehari; Hari 4-7: 0,5 mg 2 kali sehari; Hari 8-akhir terapi 1 mg dua kali sehari. Terapi dilakukan selama 12 minggu. Pasien yang tidak dapat mentoleransi efek samping obat, secara berkala dapat diberikan dosis yang lebih rendah atau seterusnya diberikan dosis 0,5 mg 2 kali sehari.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id