RAMOSETRON HIDROKLORIDA

Indikasi: 

tablet: pencegahan gejala gastrointestinal (mual dan muntah) akibat karsinostatik (seperti cisplatin). Injeksi: terapi pencegahan gejala gastrointestinal (mual dan muntah) akibat karsinostatik (seperti cisplatin).

Peringatan: 

hanya diberikan untuk pengobatan mual dan muntah yang parah akibat karsinostatik seperti cisplatin; pasien lansia; kehamilan dan menyusui, keamanan pada anak belum ditetapkan.

Interaksi: 

untuk injeksi ramosetron, penggunaannya tidak boleh dengan injeksi lainnya seperti injeksi D-manitol, injeksi lunetoron dan injeksi furosemid.

Efek Samping: 

syok, syok anafilaksis dan gejala anafilaktoid (seperti perasaan sakit, dispnea, mengi, hot flushes pada wajah, kemerahan, gatal-gatal, sianosis dan hipotensi, serangan epileptiform, reaksi hipersensitivitas (ruam kulit, gatal-gatal); sakit kepala; diare, konstipasi; peningkatan BUN dan kreatinin darah; peningkatan GOT, GPT dan γ-GPT.

Dosis: 

oral, dewasa 0,1 mg sekali sehari, dosis disesuaikan dengan umur pasien dan gejalanya. Injeksi intravena, dewasa 0,3 mg sekali sehari, dosis disesuaikan bergantung pada umur pasien dan gejala, bila respons yang diharapkan tidak tercapai, tambahan dosis 0,3 mg dapat diberikan (dosis maksimal 0,6 mg per hari).

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id