PALONOSETRON

Indikasi: 

pencegahan mual dan muntah akibat kemoterapi yang bersifat emetogenik sedang hingga berat.

Peringatan: 

riwayat konstipasi; obstruksi intestin, pemberian bersamaan dengan obat yang menyebabkan perpanjangan interval QT; kehamilan (lampiran 4); menyusui (lampiran 5). Mengendarai: pusing atau mengantuk dapat mempengaruhi kemampuan mengendarai.

Efek Samping: 

diare, konstipasi; sakit kepala, pusing; kurang umum terjadi, dispepsia, nyeri abdomen, mulut kering, flatulen, perubahan tekanan darah, takikardi, bradikardi, aritmia, iskemia miokard, tersedak, mengantuk, astenia, insomnia, ansietas, euforia, paraestesia, neuropati perifer, anoreksia, motion sickness, gejala mirip influenza, retensi urin, glikosuria, hiperglikemia, gangguan keseimbangan elektrolit, artralgia, iritasi mata, amblyopia, tinitus, ruam kulit, pruritus.

Dosis: 

injeksi intravena (selama 30 detik) 250 mikrogram sebagai dosis tunggal diberikan 30 menit sebelum kemoterapi; jangan mengulangi dosis dalam 7 hari; ANAK dan REMAJA di bawah 18 tahun, tidak direkomendasikan.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id