DULOKSETIN HCL

Indikasi: 

gangguan depresi mayor.

Peringatan: 

interval QT memanjang, gangguan konduksi jantung, pemakaian bersama dengan obat-obatan yang memperpanjang interval QT, gagal jantung kongestif, hamil dan menyusui; aktivasi mania/hipomania.

Interaksi: 

tidak boleh digunakan bersamaan dengan MAOI irreversibel non selektif seperti obat SSRI (paroksetin, fluoksetin) karena risiko sindrom serotonin, diberikan 14 hari setelah penghentian MAOI atau MAOI dapat diberikan minimal 5 hari setelah penghentian duloksetin. Tidak boleh digunakan bersamaan dengan fluvoksamin, siprofloksasin atau enoksasin karena dapat meningkatkan kadar duloksetin dalam plasma.

Kontraindikasi: 

hipersensitif terhadap duloksetin dan komponen produk; kerusakan ginjal berat, penyakit hati yang menyebabkan kerusakan hati.

Efek Samping: 

konstipasi, mulut kering, mual; lebih jarang, diare, muntah, nafsu makan berkurang, berat badan berkurang, lelah, pusing (kecuali vertigo), mengantuk, tremor, keringat berlebih, wajah memerah, pandangan kabur, anorgasmia, insomnia, libido menurun, ejakulasi tertunda, gangguan ejakulasi, disfungsi ereksi.

Dosis: 

Dosis awal, 60 mg satu kali sehari (maksimal 120 mg dua kali sehari). Tidak direkomendasikan untuk ANAK dan REMAJA di bawah 16 tahun.