DIAZEPAM

Indikasi: 

status epileptikus, konvulsi akibat keracunan.

Peringatan: 

penyakit pernapasan, kelemahan otot/miastenia gravis, riwayat ketergantungan obat, kelainan kepribadian yang jelas, hamil, menyusui. Hati-hati pada pemberian intravena.

Kontraindikasi: 

depresi pernapasan, insufisiensi pulmoner akut, status fobi/obsesi, psikosis kronik, porfiria.

Efek Samping: 

mengantuk, pandangan kabur, bingung, ataksia (terutama pada LANSIA), amnesia, ketergantungan. Kadang nyeri kepala, vertigo, hipotensi, gangguan salivasi & saluran cerna, ruam, perubahan libido, retensi urin.

Dosis: 

injeksi intravena. 10-20 mg, kecepatan 0,5 mL (2,5 mg) per 30 detik. Ulang bila perlu setelah 30-60 menit. Mungkin dilanjutkan dengan infus intravena sampai maksimal 3 mg/kg bb dalam 24 jam ANAK: 200-300 mcg/kg bb atau 1 mg/tahun umur. REKTAL: DEWASA/ANAK lebih dari 3 th: 10 mg; ANAK 13 th dan LANSIA: 5 mg ulang setelah 5 menit bila perlu.

Keterangan: 

Sediaan: Lihat 4.1.2.