BROMOKRIPTIN

Indikasi: 

parkinsonisme (bukan karena obat).

Peringatan: 

pemantauan untuk pembesaran kelenjar hipofise, ulkus peptikum, penggunaan pil kontrasepsi (kadar prolaktin naik), kelainan psikiatri, penyakit kardiovaskular, sindroma Raynaud, monitor untuk fibrosis retroperitoneal; gangguan hepar dan renal; porfiria.

Interaksi: 

lihat Lampiran 1 (bromokriptin).

Efek Samping: 

mual, muntah, konstipasi, sakit kepala, pusing, hipotensi postural, mengantuk, vasospasme jari tangan dan kaki terutama pada pasien sindroma Raynaud; dosis tinggi, bingung, eksitasi psikomotor, halusinasi, diskinesia, mulut kering, kram kaki, efusi pleural (mungkin perlu penghentian obat), fibrosis retroperitoneal (perlu pemantauan).

Dosis: 

minggu pertama 1-1,25 mg malam hari. Minggu kedua 2-2,5 mg malam hari, minggu ketiga 2,5 mg 2 kali sehari, minggu keempat 2,5 mg 3 kali sehari, kemudian tingkatkan 2,5 mg setiap 3-14 hari sesuai dengan respons sampai kisaran lazim 10-40 mg sehari; bersama makanan.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id