AGOMELATIN

Indikasi: 

pengobatan episode depresi mayor pada pasien dewasa.

Peringatan: 

Pasien dengan riwayat mania atau hipomania, riwayat percobaan bunuh diri, pasien dengan peningkatan serum trans aminase, intoleransi laktosa. Belum ada data khasiat dan keamanan pada pasien lansia dengan demensia, kehamilan dan menyusui.

Interaksi: 

Penghambat CYP1A2 sedang seperti propanolol, grepafloksasin, enoksasin dan estrogen dapat meningkatkan kadar agomelatin.

Kontraindikasi: 

hipersensitif, gangguan fungsi hati seperti sirosis atau penyakit hati aktif, penggunaan bersamaan dengan penghambat CYP1A2 seperti fluvoksamin, siprofloksasin.

Efek Samping: 

sakit kepala, pusing, lemas, insomnia, migrain, mual, diare, konstipasi, nyeri perut bagian atas, hiperhidrosis, nyeri punggung, kelelahan, peningkatan ALAT/ ASAT pada pemeriksaan fungsi hati, kecemasan.

Dosis: 

25 mg 1 kali sehari diminum saat akan tidur malam.
Jika tidak ada perbaikan setelah 2 minggu pengobatan, dosis dapat ditingkatkan menjadi 50 mg sekali sehari. Pasien dengan depresi harus diobati minimal selama 6 bulan untuk memastikan pasien sudah tidak mengalami gejala lagi.
Tidak dianjurkan untuk pasien di bawah 18 tahun.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id