Vigabatrin

Untuk epilepsi fokal dengan atau tanpa generalisasi sekunder, vigabatrin diberikan bersama-sama dengan antiepileptik lain. Obat ini digunakan terbatas hanya pada pasien yang semua terapi kombinasi lain tidak menukupi atau tidak dapat ditolerir. Obat ini dapat digunakan sebagai terapi tunggal untuk penanganan spasme infantil pada sindroma West’s.

Kira-kira sepertiga pasien yang diterapi dengan vigabatrin mengalami kelainan lapang pandang; dibutuhkan konseling dan monitoring untuk penanganan efek samping ini (lihat pula pada Gangguan Lapang Pandang pada Peringatan di bawah ini). Vigabatrin memiliki efek samping terhadap perilaku pada beberapa pasien.

Monografi: 

VIGABATRIN

Indikasi: 

epilepsi yang tidak dapat diatasi dengan antiepilepsi lain secara memuaskan, monoterapi penatalaksanaan spasme infantil (West's syndrome)

Peringatan: 

gangguan ginjal; lansia; pemantauan ketat fungsi syaraf; hindari pemutusan obat mendadak (bertahap dalam 24 minggu) riwayat psikosis atau masalah perilaku.

Interaksi: 

lihat keterangan di atas dan lampiran 1 (Vigabatrin).

Kontraindikasi: 

Wanita hamil (lihat lampiran 4) dan menyusui.

Efek Samping: 

mengantuk, kelelahan, pusing, gugup, iritabilitas, agitasi, depresi, sakit kepala, nistagmus, ataksia, tremor, paraesthaesia, konsentrasi menurun; efek samping jarang terjadi: yaitu bingung, agresi, psikosis, mania, gangguan saluran cerna, alopesia, ruam, urtikaria; eksitasi dan agitasi pada anak; kadang-kadang frekuensi serangan meningkat (terutama jika mioklonik), enzim hati menurun, haemoglobin sedikit menurun, juga dilaporkan kerusakan area penglihatan, potofobia dan gangguan retinal.

Dosis: 

Dengan terapi antiepilepsi yang sedang dijalankan, dosis awal 1gr/hari dalam dosis tunggal atau terbagi 2, kemudian dinaikkan bertahap sebesar 500 mg sesuai dengan respons; dosis lazim 2-4 g/hari sampai di atas 4 gr/hari (maksimal 6 g/hari) hanya pada kondisi pengecualian dengan pemantauan efek samping secara ketat. ANAK: dosis awal 40 mg/kg bb/hari, atau BB 10-15 kg: 0,5-1 g/hari; BB 15-30 kg: 1-1,5 g/hari; BB 30-50 kg: 1,5-3 g/hari; BB di atas 50 kg; 2-4 g/hari.Spasme infantil (West? syndrome), monoterapi, 60-100 mg/kg bb/hari diatur sesuai respons selama 7 hari; sampai 150 mg/kg bb/hari bila dapat ditoleransi.