4.5.2 Penekan Nafsu Makan yang Bekerja Sentral

Deksfenfluramin, fenfluramin dan fertermin dan dietilpropion (amfepramon) telah banyak dikaitkan dengan gangguan katup jantung, serta walaupun jarang namun serius yaitu risiko hipertensi pulmonar.

Sibutramin telah dibatalkan izin edarnya karena adanya peningkatan risiko kejadian kardiovaskular dari hasil studi Sibutramine on Cardiovascular Outcomes Trial (SCOUT).

Monografi: 

MAZINDOL

Indikasi: 

obesitas.

Peringatan: 

diabetik, hati-hati mengemudi atau menjalankan mesin, psikosis, anak kurang dari 12 tahun, lansia, hamil dan menyusui.

Interaksi: 

pemacu SSP, hormon tiroid, amantadin, katekolamin eksogen, penghambat MAO, klonidin, guanetidin, metildopa, alkaloid rauwolfia, anestesi inhalasi.

Kontraindikasi: 

glaukoma sudut sempit, insufisiensi berat, pada hati, ginjal dan jantung, aritmia jantung, hipertensi berat, hipereksitabilitas, agitasi, riwayat penyalahgunaan obat, dalam pengobatan penghambat MAO, selama dan 2 minggu sesudahnya.

Efek Samping: 

mulut kering, gugup, gangguan saluran cerna, gangguan tidur, nyeri kepala, berkeringat, pusing, takikardia, gangguan mikturisi dan seksual yang reversibel, ruam kulit, hipertensi, aritmia, nyeri prekordial, diare, pengecapan tidak nyaman.

Dosis: 

dosis awal 0,5-1 mg, 1 jam sebelum makan. Setelah 1 minggu, 2 mg/hari, maksimal 3 mg/hari.